CFD BANDA ACEH 14 JUNI 2026: SINERGI KOLABORASI HIDUPKAN RUANG PUBLIK DENGAN BERBAGAI KEGIATAN BERMANFAAT

Dukung Kesehatan, Pemasalan Olahraga, Pendidikan, Literasi, Budaya Hingga Ekonomi Masyarakat

BANDA ACEH, 14 JUNI 2026 – Car Free Day (CFD) Kota Banda Aceh kembali menghadirkan momen kebersamaan yang penuh makna pada hari Minggu pagi ini. Dengan tema “Sinergi untuk Masyarakat Sehat, Cerdas, dan Kreatif”, acara ini menghadirkan ragam kegiatan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas, lembaga pendidikan, hingga pelaku usaha muda.

Ribuan warga dari berbagai kalangan mengisi kawasan CFD dengan antusias, membuktikan bahwa acara mingguan ini bukan hanya tentang olahraga, namun juga menjadi wadah untuk pembangunan kapasitas dan mempererat tali persaudaraan masyarakat kota.

SENAM JANTUNG SEHAT KEMBALI HADIR BERSAMA YJI ACEH

Pukul 07.00 WIB tepatnya, suasana CFD langsung dipanasin dengan Senam Jantung Sehat yang digelar kembali bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Aceh. Kali ini, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh ratusan peserta, namun juga dilengkapi dengan edukasi tentang pola makan sehat dan tanda-tanda bahaya gangguan jantung yang perlu diwaspadai.

“Kami ingin menjadikan kesehatan jantung sebagai prioritas bersama. Melalui kolaborasi dengan CFD, kita bisa menjangkau lebih banyak keluarga untuk memberikan edukasi yang bermanfaat,” ungkap, instruktur Senam dari perwakilan YJI Aceh.

BLUD SMK ACEH HADIRKAN PRODUKSI SISWA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN & LAPANGAN KERJA

Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran Unit Produksi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) SMK Aceh, yang memanfaatkan CFD sebagai tempat untuk memasarkan produk hasil karya siswanya sekaligus menjadi media pembelajaran langsung tentang manajemen bisnis. Berbagai produk unggulan seperti kerajinan tangan dari bahan ramah lingkungan, makanan olahan kreatif, hingga perlengkapan hidup buatan siswa dipamerkan dan dijual.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk pemasaran, tapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang bagaimana menjalankan bisnis secara profesional. Semoga kelak mereka bisa menjadi pengusaha muda yang mandiri,” jelas Syarwan Joni Kabid SMA/SMK dan SLB didampingi Kepala SMK Aceh yang turut hadir.

IDI & FK USK BERI PELAYANAN PERTOLONGAN PERTAMA UNTUK ANAK

Dalam kolaborasi yang sangat berharga, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh bersama Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) menghadirkan layanan edukasi dan pelatihan Pertolongan Pertama untuk Anak dengan tema “Panduan Awam untuk Orang Tua, Pengasuh dan Masyarakat”. Ribuan orang tua dan pengasuh mengikuti pelatihan dasar tentang bantuan hidup seperti menangani tersedak, cedera ringan, dan penanganan darurat lainnya pada anak-anak.

“Kita ingin memberikan bekal pengetahuan dasar yang bisa menyelamatkan nyawa anak di saat darurat. Semua orang tua dan pengasuh perlu mengetahui hal ini,” ujar Salah seorang Dokter Pemandu dari IDI Aceh.

KOMUNITAS ULEE BALANG PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIONAL

Tak ketinggalan, Komunitas Ulee Balang kembali menghadirkan berbagai permainan olahraga tradisional Aceh sebagai bentuk upaya pelestarian budaya di tengah perkotaan. Anak-anak antusias mencoba permainan seperti Engklek miniatur, lompat tali Karet tradisional, congklak, hingga permainan gasing kelompok yang penuh keseruan.

“Kita ingin generasi muda mengenal dan mencintai permainan tradisional kita. Ini bagian dari upaya kita untuk menjaga identitas budaya Aceh tetap hidup,” jelas, ketua Komunitas Ulee Balang.

KOMUNITAS MUDA GEMAR BACA HADIRKAN WADAH LITERASI

Untuk menggerakkan budaya literasi, Komunitas Muda Pecinta Buku dan Membaca menghadirkan “Pustaka Bergerak CFD” yang menyediakan berbagai buku bacaan untuk semua usia, mulai dari cerita anak-anak hingga buku pengetahuan umum dan karya lokal. Mereka juga mengadakan sesi cerita dongeng untuk anak-anak dan diskusi buku ringan bagi remaja dan dewasa.

“Kita ingin membuktikan bahwa membaca bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan mudah dijangkau. Dengan pustaka bergerak ini, kita harapkan minat baca masyarakat semakin meningkat,” ujar perwakilan komunitas.

UMKM MUDA HIDUPKAN EKONOMI KREATIF DENGAN PRODUK SEHAT

Sebagai bagian tak terpisahkan dari CFD, ratusan pelaku UMKM muda Kota Banda Aceh menghadirkan ragam kuliner dan produk kreatif yang tidak hanya lezat dan menarik, namun juga diformulasikan untuk sehat, bersih, bergizi, dan dipajang dengan tampilan yang hegenis. Suasana kawasan UMKM terasa penuh ceria dan santai dengan berbagai atraksi kecil seperti musik akustik yang menghibur pengunjung.

“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Produk sehat dengan tampilan menarik adalah cara kami untuk menarik minat masyarakat pada makanan yang baik untuk tubuh,” ujar salah satu pelaku UMKM muda.

Kegiatan CFD Banda Aceh kali ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor bisa menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Dengan berbagai kegiatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, diharapkan CFD terus menjadi ruang publik yang memberikan manfaat nyata dan menjadi sumber kebanggaan bagi warga Kota Banda Aceh.

“Kita akan terus mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk membuat CFD semakin bermanfaat. Semoga setiap minggunya, acara ini bisa menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat kita,” tutup Reza Kamilin Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh. TS (Dispora)